STEAK, dan Literasi Keuangan

"kamu udah pernah makan di sana"


"belum. itu restoran steak paling mahal di Columbus"

Sedikit obrolan di perjalanan ke seminar literasi keuangan yang diadakan di salah satu ruangan restoran steak. Temen yang ngajak seorang dokter. Doi akan lulus dokter di bulan Mei 2022 ini.

Btw, kuliah dokter di USA itu beda. perlu ambil suatu gelar dulu selama 4 tahun, baru ambil program dokter 4 tahun. setelahnya resisdensi (mungkin setara koas) selama 4 tahun lagi. Tolong koreksi jika saya salah.

Temen Amerika saya aja yang kuliah kedokteran belum pernah makan di sana. Pas saya cek harga steak di web online nya. waw. itu biaya makan saya selama 6 minggu. Tapi seminar ini nyediakan makan steak gratis so saya terima aja. Kalau bayar, sayang duitnya :)

Saya terima ajakannya, sebenarnya bukan karena mau makan steak gratis, tapi karena tema seminarnya: literasi keuangan. Saya selalu suka dengar obrolan tentang literasi keuangan, apalagi dari perspektif Amerika.

Saya ingat-ingat: saya belum pernah makan steak saat di Indonesia. Saya baru nyobain makan steak pas di USA. pertama kali, temen amerika yang kerja jadi kepala HRD di perusahaan teknologi raksasa dunia beli daging steak. Saya liat harganya. wow. itu uang makan saya selama 3 minggu.

"saya mau masakin kamu steak. nanti coba ya". Yang bikin saya seneng bukan karena mau makan steak, tapi temen yang punya posisi strategis di perusahaan kelas dunia mau capek capek masakin saya steak.

Pengalaman makan steak kedua, ya itu tadi di acara seminar keuangan. Untungnya, di restoran itu nyediakan steak salmon jadi saya bisa makan. Gak perlu khawatir kehalalannya.

Kentara banget ya saya norak banget :) , tapi Allah selalu Maha Baik. Walau belum pernah makan steak pas di Indonesia tapi di USA, saya dipertemukan orang-orang super baik yang jadi jalan saya nyobain steak-steak mahal, bahkan untuk standar USA.

seminar literasi keuangan
sumber: dokumen pribadi




Comments

Popular posts from this blog

JANGAN TERBALIK

Jangan pernah merasa lebih pintar dari orang yang menyuapimu makan

ETIKA