Linear vs Eksponensial

"Gaji pokok 5 juta. terus ada tunjangan lagi. suka lembur. sebulan biasa dapat 7 juta"

Kurang lebih begini kalimat dari salah satu teman sekolah SMA saya. Obrolan sekitar tahun 2009-2010. Bayangin "cuma" anak lulusan SMA di kampung dapat gaji 7 juta per bulan. Dia jadi salah satu role model di kampung saya. Semua anak muda pengen kerja di pabrik kaya dia. Bahkan, gak sedikit yang lebih suka berhenti sekolah biar bisa kerja di pabrik.

Memang gak semua yang kerja di pabrik dapat gaji setinggi dia. Memang dia beruntung.

Saya saat itu cuma punya gaji sekitar 100k-300k/ bulan. Jauh banget kan. :)

Sayangnya, beberapa tahun lalu dia diberhentikan. Alasannya simpel, tenaganya sudah tidak seperti saat dia masih muda. Padahal menurut saya dia masih muda. Tapi, menurut standar pabrik, usia 30 awal itu sudahh harus dicut dari bagian produksi.

Pabrik lain gak ada yang mau nerima dia. Dia gak pernah ngembangin skill lain selama kerja.

Saya inget cerita temen saya ini karena foto ini bikin "SCBD" dan "Cikarang" trending di twitter.

sumber: twitter karirfess

Lantas, komentar hampir semua orang-orang di twitter pada foto ini adalah lebih baik pilih di Cikarang. Alasannya simpel, GAJI di cikarang lebih tinggi.

Kalau saya boleh berpendapat: Jika kamu masih muda, jangan pernah bekerja karena uang, bekerjalah untuk meningkatkan kompetensi (dan networking).

Begini kan yang diajari Nabi kita: BELAJAR hingga liang lahat.

Tempat mana pun, dan pekerjaan apa pun, selama itu bisa jadi tempat belajar yang baik maka pilihlah tempat itu. Juga, selama kerja, tetap sekolah atau ikut komunitas. Pelajari hal-hal baru. Mungkin hal baru ini akan bermanfaat di masa depan. Pun kalau tidak akan terpakai ilmu baru tersebut, setidaknya kita sudah melatih kemampuan beradaptasi terhadap perubahan.

So tinggal pilih, kita mau jadi orang yang perkembangannya linear: punya starting poin lebih tinggi tapi terkesan stag sampai akhir. Atau, jadi si "eksponensial" yang sangat rendah di awal. sering diremehkan, tapi akan ada satu titik, si eksponensial ini melejit hampir vertikal ke atas.

So, kalau kamu pilih gaji 4,2 jt di SCBD atau 7,2 jt Cikarang?

Comments

Popular posts from this blog

JANGAN TERBALIK

Jangan pernah merasa lebih pintar dari orang yang menyuapimu makan

ETIKA