Ringkasan Artikel "The implementation of high-leverage teaching practices: From the University classroom to the field site" Oleh Davin & Troyan

Teori yang digunakan dalam artikel ini adalah sociocultural theory. Hal ini terlihat jelas dalam beberapa kalimat yang digunakan oleh penulis seperti "the present study operates within a socio-cultural perspective of learning—that is, a perspective that traces the structures and processes of thinking to an individual’s interactions" (p. 3) and "in the study reported here, the sociocultural theory of learning functioned on multiple planes" (p. 4). 

Pengetahuan didapatkan dengan berinteraksi dengan orang lain. Pengetahuan yang didapatkan setelah berinteraksi tersebut menambah pengetahuan yang sudah dimiliki oleh seseorang. 

Belajar dipahami dari teori ini adalah dengan berinteraksi dengan orang lain. Penulis menggunakan pendapat dari Vigotsky dalam menyampaikan pendapatnya perihal belajar dengan berinteraksi dengan orang lain, yaitu "Learning occurs on the social level as individuals interact with others in the environment" (p. 3). Karena membutuhkan interaksi maka pengajaran dilakukan dengan high-leverage teaching practice. Selain itu, penulis juga menjelaskan pentingnya proses pengembangan mental dalam kegiatan belajar mengajar dengan mengutip "a long-term, complex, develop- mental process that is the result of partici- pation in the social practices and contexts associated with learning and teaching” (p. 2).

Vygotsky
source: https://englopedia.com/lev-vygotsky-1896-1934/

Pengumpulan data dapat dilakukan dengan dilakukan dengan videorecording untuk memantau tindakan yang dilakukan guru/murid saat berinteraksi dengan guru/murid lainnya. Wawancara juga bisa dilakukan untuk mencari tahu lebih lanjut perihal kegiatan interaksi yang dilakukan oleh sesama guru/murid tersebut. 

Comments

Popular posts from this blog

JANGAN TERBALIK

Jadi Malu

Jangan pernah merasa lebih pintar dari orang yang menyuapimu makan